اِسْم مَوْصُوْل
6. ISIM MAUSHUL (Kata Sambung)
Isim
Maushul (Kata Sambung) adalah
Isim yang berfungsi untuk menghubungkan beberapa kalimat atau pokok
pikiran
menjadi satu kalimat. Dalam bahasa Indonesia, Kata Sambung semacam ini
diwakili
oleh kata: "yang".
Bentuk
asal/dasar dari Isim Maushul
adalah: الَّذِيْ
(=yang). Perhatikan contoh
penggunaan Isim
Maushul dalam menggabungkan dua kalimat di bawah ini:
|
Kalimat
I |
جَاءَ الْمُدَرِّسُ |
=
datang guru itu |
|
Kalimat
II |
اَلْمُدَرِّسُ يَدْرُسُ الْفِقْهَ |
=
guru itu mengajar Fiqh |
|
Kalimat
III |
جَاءَ الْمُدَرِّسُ الَّذِيْ يَدْرُسُ الْفِقْهَ |
=
datang guru yang mengajar Fiqh |
Kalimat
III menghubungkan Kalimat I
dan II dengan Isim Maushul: الَّذِيْ
Bila
Isim Maushul itu dipakai untuk
Muannats maka: الَّذِيْ
menjadi:
الَّتِيْ
|
جَاءَتِ الْمُدَرِّسَةُ الَّتِيْ تَدْرُسُ الْفِقْهَ |
=
datang guru (pr) yang mengajar Fiqh itu |
Bila
Isim Maushul itu digunakan
untuk Mutsanna (Dual) maka:
1) الَّذِيْ
menjadi:
الَّذَانِ
sedangkan الَّتِيْ menjadi: الَّتَانِ
|
جَاءَ الْمُدَرِّسَانِ الَّذَانِ يَدْرُسَانِ الْفِقْهَ |
=
datang dua orang guru (lk) yang mengajar Fiqh itu |
|
جَاءَتِ الْمُدَرِّسَتَانِ الَّتَانِ تَدْرُسَانِ الْفِقْهَ |
=
datang dua orang guru (pr) yang mengajar Fiqh |
Bila
Isim Maushul itu dipakai untuk
Jamak maka:
1) الَّذِيْ menjadi:
الَّذِيْنَ sedangkan:
الَّتِيْ
menjadi: اللاَّتِيْ/اللاَّئِيْ
|
جَاءَ الْمُدَرِّسُوْنَ الَّذِيْنَ يَدْرُسُوْنَ الْفِقْهَ |
=
datang guru-guru (lk) yang mengajar Fiqh itu |
|
جَاءَتِ الْمُدَرِّسَاتُ اللاَّتِيْ يَدْرُسْنَ الْفِقْهَ |
=
datang guru-guru (pr) yang mengajar Fiqh itu |
Ingat,
jangan melangkah ke halaman
selanjutnya sebelum mengerti pelajaran di atas dan menghafal semua kosa
kata
yang baru anda temukan!